Bisnis properti rumah

Sponsored Links

Bisnis properti rumah

Sebelum menentukan memilih salah satu bisnis, sebaiknya di pertimbangkan untung dan rugi, kalau memang masih memiliki pekerjaan lain seharusnya jangan meninggalkan pekerjaanya karena mengejar impian mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Bisnis properti rumah adalah salah satu sampingan usaha yang akan memberikan keuntungan yang sangat besar walaupun harus menunggu beberapa tahun, namun kalau memiliki budget nganggur sebaiknya di investasikan pada sektor Bisnis properti rumah, kalau rumah itu di sewakan juga tetap memberikan keuntungan. Anda bisa membayangkan sendiri kalau sudah punya pekerjaan tetap dan memiliki tambahan pemasukan dari sewa rumah akan membantu perekonomian anda lebih sehat.

Bisnis-properti-rumah
Bisnis properti rumah

Bagaimana tips membangun bisnis properti rumah

Kalau memiliki modal tidak terlalu besar sebaiknya membeli lahan yang tidak terlalu luas, belilah lahan yang kira-kira hanya bisa di bangun rumah antara 1 sampai 4 unit saja. Tentu dengan membangun rumah tidak banyak ijinnya juga tidak terlalu ribet cukup IMB saja tidak perlu IPT artinya seperti halnya membangun untuk rumah sendiri. Kemudian kalau modal anda terbatas, lakukan kerja sama dengan pemilik tanah dengan perjanjian pemilik tanah akan di bayar setelah kavling itu terjual dan mendapatkan keuntungan sekian persen. Sebagai contoh si pemilik tanah akan mendapatkan keuntungan antara 20 hingga 50 persen, selanjutnya jika tanah itu seluas 1000m2 dengan harga permeter Rp.100.000,- maka total menjadi Rp.100.000.000,- jadi keuntungan yang akan di dapatkan oleh pemilik tanah sekitar duapuluh hingga limapuluh juta rupiah, itu adalah prosentasi perkiraan adapun realnya tergantung perjanjian antara kedua belah pihak.

Apa yang di dapatkan dari pemilik tanah selanjutnya? Dia akan mendapatkan keuntungan sangat cepat tidak perlu menunggu hingga proyek pembangunan rumah itu selesai, cukup dengan laku setiap tanah kavling maka pemilik akan segera mendapatkan pembayaran dan laba bersih. Yang kedua pemilik tanah akan tetap mendapat keuntungan walaupun si pengembang menderita kerugian sebab perjanjian telah di buat di awal waktu. Kalau ingin lebih serius maka pemilik tanah dapat menambahkan perjanjian jangka waktu, yaitu kalau sekian tahun belum terjual semuanya maka developer akan menanggung denda.

Bagaimana cara negosiasi bisnis properti rumah

Bisnis properti rumah tidak lepas dengan kegiatan negosiasi, selanjutnya cara yang tepat untuk melakukan negosiasi itu seperti apa?

Yang pertama memahami si pemilik rumah, dan histori rumah tersebut. Kalau kita tahu latar belakang dan sifatnya maka akan mudah untuk melakukan komunikasi apalagi kalau di perkuat dengan memahi tentang sejarah rumah tersebut. Kita akan tahu kata-kata apa yang dapat di terima dan menghindari kalimat apa saja yang perlu di hindari agar transaksi bisa deal.

Mengetahui alasan mengapa rumah atau tanah tersebut di jual. Ini juga akan membantu anda menerangkan kepada pembeli , apakah rumah itu memang untuk di perjual belikan, atau karena ingin pindah kerja dan lain sebagainya, sebab calon pembeli akan menghindari tanah atau rumah yang sedang dalam keadaan sengketa dan harus berurusan panjang.

Mendekati salah satu anggota keluarga yang berpengaruh, kalau sudah dekat maka anda akan mudah menyampaikan alasan akan membeli dan menjualkan, pengaruh itu datang dari tetua keluarga maupun orang yang di hormati seperti memiliki kedudukan tinggi di pemerintahan atau mungkin menjadi kepala desa dan sebagainya.

Kalau semua sudah deal anda harus mempersiapkan akta jual beli, dan memberikan fasilitas yang baik agar proses bisnis properti rumah berupa jual beli rumah atau tanah ini benar-benar lancar.