Membangun Rumah Sederhana Di Kota Besar

Sponsored Links

Membangun Rumah Sederhana Di Kota Besar

Apapun pekerjaan anda rumah menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan apalagi konteksnya dalam hidup berkeluarga. Oleh karena itu rumah sederhana menjadi pilihan yang tidak boleh di tinggalkan oleh setiap orang walaupun hanya memiliki biaya yang sedikit, paling tidak sebelum memiliki rumah harus menyewa, kost atau masih bertempat tinggal bersama orang tua. Hidup di bawah kolong jembatan layang adalah kehidupan yang tidak pantas, ada sebagian orang yang memilih hidup dengan cara seperti tersebut dengan perasaan nyaman bersama keluarga mereka. Seharusnya pemerintah kota memikirkan bagaimana mereka memiliki rumah sederhana agar bisa menjalani kehidupan yang standar di masyakarat.

Geliat pembangunan rumah sederhana seperti di Jakarta mulai meningkat setelah gubernur merencanakan membangun rumah susun. Rumah susun menjadi salah satu alternative untuk mengatasi kepadatan penduduk yang berada di pinggir-pinggir sungai ciliwung dan sungai-sungai lain di Jakarta. Harapan dari pemerintah kota Jakarta ingin mewujudkan Jakarta sehat dan bersih dari kekumuhan yang telah menjadi budaya turun menurun hingga saat ini. Memang banyak orang yang tidak senang dan menentang tentang pembangunan rumah susun tersebut dan tidak jarang yang mensabotase Karena beberapa kepentingan kecil yang mereka perjuangkan. Sebenarnya niat pemerintah benar-benar tulus membangun rumah sederhana untuk warganya agar berada dalam kondisi stasus social yang setara.

Model rumah sederhana Indonesia

Model rumah sederhana Indonesia memiliki ciri khas ke-jawaan, bentuk potong gudang telah banyak di pakai oleh orang-orang di pedesaan, sedangkan mereka yang hidup di kota besar dalam membangun rumah sederhana yang memiliki area terbatas. Model yang sering di gunakan pada perumahan sederhana, bisa anda lihat pada galeri kami yang mewakili beberapa model rumah di Indonesia yang sangat popular. Bentuk minimalis sederhana sangat kuat pada konsep rumah tersebut, dengan ukuran kurang lebih 7X7 para pengembang memoles rumah terlihat mewah dan modern. Cat warna putih sangat kuat memberi dominasi pada bangunan ini, sedangkan warna kusen pada jendela maupun warna pintu adalah warna coklat kayu , sedangkan warna cat tergantung dengan model genteng yang mereka pilih, kalau genteng yang bercampur aspal cenderung memiliki warna hitam dan di percaya memiliki ketahanan lebih kuat dari pada yang lain. Biasanya rumah ini hanya menyediakan dua kamar tidur saja, yaitu kamar tidur utama dan kamar tidur anak. Sedangkan ruang keluarga langsung terhubung dengan dapur plus ruang makan, sedangkan alokasi ruang tamu hanya secukupnya saja.

Untuk mempercantik rumah dengan memasang teras dengan kanopi atau bahan lainnya, sedangkan pada bagian depan teras telah di bangunkan taman mini dengan bunga-bunga dengan ukuran pendek. Bentuk yang mungil dan bersih pada model rumah sederhana ini membuat banyak orang yang kepincut untuk memiliki atau mencontoh rumah dengan model seperti itu.

Harga Jual Rumah Sederhana di Indonesia

Rumah sederhana yang di jual oleh para developer memiliki keragaman yang telah di standarkan oleh pemerintah, pembelian rumah sederhana bisa dilakukan dengan cara kredit maupun kontan, harga kontan tentu lebih murah dari pada mencicil seperti anda membeli kendaraan, biasanya harga kontan dan harga cicilan terpaut hingga 30 %. Bagi para developer tidak ada masalah dengan harga cicilan maupun harga kontan semua tetap mendapat keuntungan walaupun katanya keuntungan dari pembelian kontan lebih sedikit tapi akan cepat mendapatkan uang segar dalam waktu yang tidak lama.

Kerjasama antara bank dan pihak pengembang memang benar-benar memberikan solusi bagi mereka yang sedang membutuhkan rumah sederhana. Namun begitu anda harus tetap waspada sebab ada sebagian ketulusan pengembang ternyata sebagai alasan untuk menipu saja. Maka perlu di cermati ciri-ciri pengembang yang tidak bertanggung jawab antara lain.

  1. Ketika anda selesai menyerahkan PPJB mereka tidak memberi surat tersebut kepada anda.
  2. Harga booking fee sangat mahal dan di luar kewajaran dan tidak bisa di kompromikan.
  3. Setelah melakukan Booking fee pengerjaan bangunan berbelit-belit, sehingga pembangunan rumah tertunda hingga beberapa waktu tidak sesuai dengan kesepakatan yang tercantum.
  4. Tidak memiliki customer service, biasanya semua pekerjaan langsung dia yang mengatasi dari pengawasan pembangunan hingga penerimaan booking fee.

Bila ini terjadi maka anda harus mencari pembeli yang lain untuk menyelesaikan masalah tersebut, kalau anda sendiri biasanya akan sulit sebab mereka rata-rata suka bersilat lidah.

Bagi anda yang memiliki dana pas-pasan akan lebih memilih membeli rumah sederhana dengan system cicilan, karena lebih ringan dan tidak memberatkan kondisi ekonomi keluarga, bahkan sebagian dari mereka ada yang memberikan testimoni kalau system pembayarannya dengan cicilan akan sangat membantu mereka.