Menimbang Antara Investasi Tanah Atau Rumah

Sponsored Links

Menimbang Antara Investasi Tanah Atau Rumah

Investasi tanah atau rumah masih menjadi perdebatan mana yang lebih menguntungkan. Pasalnya kedua-duanya di nilai anti inflasi serta memiliki nilai keuntungannya sangat tinggi. Kalau anda ingin mencoba maka yang membedakan adalah budget anda, beli tanah biasanya harus memiliki uang yang lebih banyak sedangkan untuk beli rumah tidak terlalu banyak, namun besar kecilnya dana yang di keluarkan juga tergantung dengan lokasi serta luas tanah atau rumah yang akan anda beli. Yang kedua adalah segi perawatan, walaupun rumah itu di beli tidak terlalu banyak mengeluarkan uang namun jika kondisi rumah tersebut kurang bagus maka biaya renovasi dan perawatannya lebih besar. Sedangkan tanah yang di beli ratusan juta tidak perlu biaya perawatan cukup biaya membuat tanda pembatas antara tanah anda dengan tanah di sekitar anda kalau memerlukan biaya tambahan mungkin menyewa seseorang untuk mengawasi kondisi tanah tanah anda agar tidak di gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.Investasi-tanah-atau-rumah

Lama penjualan juga menjadi pertimbangan bagi para investor, apakah ingin memilih investasi tanah atau rumah, kalau ingin mendapatkan uang cepat tentu bukan disini tempatnya tapi kalau ingin mendapatkan keuntungan banyak boleh gabung bersama dengan para pengusaha investasi tanah dan rumah. Menunggu harga tanah minimal 5 tahun mungkin menjadi waktu yang sangat lama, tapi kalau di manfaatkan untuk keperluan lain yang lebih menghasilkan anda akan mendaptkan keuntungan dobel. Contoh saja tanah tersebut di sewakan untuk lahan parkir atau rumah yang anda beli di manfaatkan untuk di sewakan atau dikoskan, nah bila ini terjadi mungkin anda akan tidak jadi untuk menjualnya karena setiap bulan akan mendapatkan penghasilan atau disebut sebagai mesin ATM anda.

Secara umum itulah yang menjadi pertimbangan untuk memilih antara investasi tanah atau rumah tapi ada juga yang pesimis kalau lahan kosong itu tidak memberikan keuntungan, pengertian itu salah sebab kurangnya pengetahuan sehingga mengeluarkan statmen seperti itu. Kalau ingin mendapatkan profit dari lahan kosong maka anda perlu mengkaji dan cairkan ide anda dalam tulisan agar semua orang bisa membaca ide anda dengan jelas dan trsanparan. Kemudian bedakan antara lahan sempit dan lahan luas.

Jika tanah anda sempit bisa digunakan untuk budidaya ternak, seperti kolam ikan, kelinci, ayam dan lain-lain, jika kebetulan lahan tersebut memiliki banyak rumput maka anda bisa melepaskan kelinci atau ayam anda untuk mengurangi biaya makan ternak. Kalau anda belum menguasai tentang peternakan bisa mempelajarinya di situs-situs tentang peternakan atau datang saja ke dinas peternakan untuk mendapat pengarahan dari pakar-pakar dibidangnya, syukur-syukur anda medapat modal tambahan.

Kalau anda tidak ingin terlalu banyak resiko karena banyaknya hewan ternak yang menjadi tanggungan anda, maka bisa opsi yang kedua digunakan untuk budidaya tanaman, silahkan anda membeli bunga dan tanaman lainnya yang kira-kira banyak orang yang membutuhkan. Untuk meminimalkan kerusakan dan kerugian sebaiknya anda memilih tanaman yang bagus, manfaat dari budidaya tanaman ini anda bisa setiap hari refreshing melihat hijaunya tanaman dan tubuh akan terasa tetap segar.

Untuk pemanfaatan lahan luas mirip sekali dengan lahan sempit, yang perlu di ingat agar investasi tanah atau rumah ini memberikan nilai plus bagi anda adalah tetap memperhatikan etika bertetangga, jangan sampai anda membangun suatu usaha namun membuat banyak orang yang merasa di rugikan yang kedua ingat-ingat kata kunci sebelum membeli rumah atau tanah yaitu periksa lokasi, harga, status tanah dan dokumen tanah. Kalau semua lulus seleksi maka di yakini akan mampu memberikan manfaat bagi anda dan tentu harapan keuntungan dari bisnis jual beli tanah atau rumah akan meningkat tajam.