Menyiasati Interior Rumah Mungil Yang Terbatas

Sponsored Links

Menyiasati Interior Rumah Mungil Yang Terbatas

Apakah anda sedang mencari referensi desain interior untuk rumah mungil anda? Banyak orang sekarang memilih untuk membeli rumah mungil daripada rumah yang besar. Ada beberapa alasan mengapa rumah mungil lebih disukai. Yang pertama adalah, rumah mungil lebih mudah diatur. Rumah mungil juga menawarkan biaya kebersihan dan pemeliharaan yang lebih murah. Jika 1 botol cairan pembersih lantai akan habis dalam 2 minggu untuk membersihkan lantai rumah berukuran besar, dengan rumah mungil anda akan hanya membutuhkan jauh lebih sedikit dari itu, yang tentunya penghematan di segala tempat. Namun jika anda memilih rumah mungil, mungkin anda akan mengalami kesulitan untuk menata interior rumah mungil anda sendiri nantinya.

Area interior rumah mungil yang terbatas

Menata interior rumah mungil tidak sesulit yang dikira, namun memang cukup menantang. Tidak seperti rumah besar yang luas, anda akan mengalami kesulitan ketika anda ingin memasukkan meja besar ataupun banyak kursi ke rumah mungil. Area rumah anda yang terbatas, tentunya sulit bagi anda untuk dapat memasukkan aneka ragam furnitur dan perabotan yang berlebihan jumlahnya. Sama seperti rumah dengan konsep minimalis, anda pun diminta untuk memilih perabotan dan mebel dengan cermat. Oleh karenanya, pilihlah perabot yang benar-benar dibutuhkan dan dengan tingkat fungsional yang tinggi. Beberapa perabot didesain dengan beberapa fungsi, sehingga anda bisa menghemat tempat dan biaya dengan memilih perabot semacam itu.

Penataan interior rumah mungil memang menantang kreatifitas pemilik rumah. Namun berbeda dengan rumah dengan konsep minimalis, anda masih bisa menggantung foto dan lukisan kegemaran anda di dinding-dinding rumah mungil, asalkan tidak membiat dekorasi terlihat ramai dan jenuh. Jika anda memiliki rumah mungil, pastikan anda memilih cat dinding berwarna putih, putih tulang, ataupun warna netral. Padukan juga dengan tata cahaya yang terang. Pantulan cahaya terang dan dinding yang berwarna cerah akan membuat ruang-ruang kecil anda terasa lebih nyaman dan lapang.

Ada beberapa hal yang patut diperhatikan untuk menciptakan ruangan yang kaya akan cahaya, seperti peletakan jendela dan ventilasi yang harus strategis, pemilihan kain korden yang tipis namun tetap menjaga privasi, dan lain sebagainya. Untuk jendela, pastikan memiliki daun yang dapat dibuka setiap saat, bukannya yang fixed window. Sedangkan untuk pemilihan korden, anda bisa mencoba bereksperimen dengan korden jenis berlapis 2, sehingga anda bisa mengatur tingkat pencahayaan yang diinginkan. Ada banyak pilihan korden yang bisa anda temukan saat ini, termasuk juga pilihan koden dengan desain minimalis dan juga harga yang cukup terjangkau.

Trik Interior Rumah mungil

Jika anda memiliki ruang tamu dan ruang makan yang kecil, anda juga menyiasati dengan menaruh cermin-cermin lebar di dinding. Cermin ini adalah trik interior klasik yang dipakai sejak lama untuk menyiasati ruang dalam rumah dengan ukuran kecil. Dengan adanya cermin yang memantulkan bayangan ruangan, ruangan anda akan terlihat lebih besar dan lapang. Jika anda ingin menata interior rumah mungil anda, pastikan untuk menggunakan perabotan hemat ruangan. Dan seperti yang telah kita bahas diatas, penggunaan perabot yang multi fungsi akan sangat membantu untuk memenuhi beberapa kebutuhan sekaligus, tanpa membuat ruangan anda menjadi sesak.

Untuk membuat rumah tampak lebih luas, jangan taruh barang-barang anda di sembarang tempat. Sediakan cukup lemari barang untuk menyimpan barang-barang anda. Maksimalkan dinding bagian atas untuk meletakkan lemari-lemari serbaguna anda. Jika anda punya dua orang anak, gunakan tempat tidur susun untuk menghemat tempat. Anda juga bisa menggunakan area di bawah tangga sebagai lemari penyimpanan tambahan. Jika memungkinkan, anda menggunakan area di bawah sofa kursi ataupun meja di ruang tamu sebagai laci-laci penyimpanan tambahan anda. Dengan begitu anda bisa lebih leluasa mengatur interior rumah mungil anda dan memiliki area ekstra karena adanya tambahan lemari penyimpanan. Untuk daerah dengan tingkat kelembaban yang tinggi, sebaiknya anda memilih lemari penyimpanan berbahan stainless steel untuk mencegah keropos. Lemari stainless steel juga cocok digunakan pada daerah basah, seperti dapur atau kamar mandi. Namun untuk daerah kering dan berventilasi lancar, lemari penyimpanan kayu sudah cukup baik.